Release PB_hack publik 04 1 hit all weapon & AIMBOT 03 October

============
Fiture PB
============
[-]1 Hit + Auto HS ON : Arrow Up (Arah Panah Atas)
[-]1 Hit + Auto HS ON : Arrow Down(Arah Panah Atas)
[-]faceindirection Cheat Konyol ON : Arah Panah Kanan
[-]faceindirection Cheat Konyol ON : Arah Panah Kiri

=======
Tutor :
=======
[-]Buka PB lancher
[-]Buka Cheat/Injetcnya , masukan passnya
[-]Start
[-]Auto Inject
[-]Keluar Notice (Cepat" Tekan OK)
[-]Apabila Notice gak di tekan ok dalam 3 detik PB Anda akan Ke terminate
[-]Happy Cheating

=============
Use Intruction Chet
=============
[-]Masuk Room , Yang map datar pastinya(Bisa redrock , mstation.lbrary,burning, dll)
[-]Misal Masuk redrock,
[-]Play
[-]Nunggu Respon(kedap kedip hilang) Tekan Aah Panah Atas ,,(CHEAT ON)
[-]Coba gerakan Mouse ke atas dan ke bawah pasti tidak bisa,,!!
[-]Itu Tanda Cheat Effect
[-]tembakan Ke Musuh ,
[-]happy HEADSHOT,,!!!
[-]Dan kalau Dead/Mati Off kan Cheatnya(Agar layar tidak HITAM)

Warning :
[-]Jangan Gunakan keker/Incaran saat menggunakan Cheat HS
[-]Apabila Musuh Gak pakai Vest = 1 Hit(1shot)
Apabila Pakai 2 Hit(Shot)
[-]Gunakan Dengan Bijak


Download nya Disini
Download Pass nya Disini



ADD My FaceBook

Posted by
- Artikel Aga -

Selengkapnya

Download Game GTA 3 RIP ( MediaFire )

Download PC Game Grand Theft Auto (GTA) 3 2002 RIP | Mediafire | Rockstar game | Action | RPG | 229 MB
Mob bosses need favors, crooked cops need help, the street gangs want you dead; so to compensate you'll have to rob, steal, and kill in order to stay alive, while using your resources to track down the woman who betrayed you and earn your rightful revenge. But that's all in a day's work in Rockstar Games' ambitious PS2 sequel, Grand Theft Auto III. Developed by DMA Design, GTA3 is the first installment of the series to utilize a fully three-dimensional living city with open environments and non-linear gameplay. Additional features include a cast of hundreds of different characters, more than 50 types of vehicles, three hours of professionally recorded music, and a huge array of deadly street weapons.

Game Features :
  • Third installment in the series
  • First game in the series to be in full 3D
  • Awesome visuals and intense action
  • Live out your wildest crime syndicate fantasies
Screenshoots :


System Requirement :
  • Pentium III 450 CPU
  • 96MB RAM
  • 16MB Direct3D Video Card
  • Fully DirectX compatible Sound Card
  • 8X CD-Rom
  • 500MB free hard disk space
  • Win 98/ME/2000/XP
  • Direct X 8.1

Download Link (Mediafire)
 
Cara Instal RIP :
1. unrar
2. jalankan setup.bat
3. play game gta3.exe

Posted by
- Artikel Aga -

Selengkapnya

Download Zoo Tycoon 2 : Endangered Species [Mediafire] Expansion Pack

Zoo Tycoon 2 : Endangered Species (Expansion Pack) | MF Link | Genre : Tycoon | Size : 439MB
Sumber : Catatan Mathin

Zoo Tycoon 2: Endangered Species
brings some of the world's rarest animals home to your zoo! This expansion pack for Zoo Tycoon 2 adds a slew of exotic new content for a zookeeper just like you! Treat yourself and your guests to breathtaking overhead views from the new sky trams. Or drive through your exhibits in the new Jeep® vehicle tours. Build bridges and observation decks for a refreshing new view of your animals. And that’s not all! There are also erupting volcanoes, new endangered-species-themed buildings and scenery, and a whole new set of challenges and campaigns!
Screenshots :
 
  
 System Requiremetns :
  • A Pentium III 733 megahertz (MHz) or higher processor. 
  • Operating systems: Windows XP. 
  • 256 megabytes (MB) of RAM
  • hard disk with at least 900 MB of available space.
  • 4× speed or higher CD drive. 
  • Direct3D-compatible super VGA graphics adapter with at least 16 MB of Video RAM (VRAM). 
  • A keyboard and a Microsoft Mouse or compatible pointing device. 
  • A DirectX 9.0-compatible sound card and speakers or headphones.
  • DirectX 9.0c or later (included on CD).
Download Link Mediafire
  Password : catatanmathin
Downloading Tips:
Click On Download Link -> (Wait for 5 Seconds) -> SKIP AD (Top Right Corner) -> Mediafire Link ->Download.

Posted by
- Artikel Aga -

Selengkapnya

Download Game Prince Of Persia Repack 2008

Prince Of Persia 2008 (Repack) | MF Link | PC Game | Genre : Action Adventure | Size : 3,2 GB  
Sumber : Catatan Mathin
Prince of Persia is an action-adventure and platforming video game developed by Ubisoft Montreal and published by Ubisoft. It was released in December 2008 across different platforms, then later ported in March 2009 to Mac OS X via the Cider engine. The game is set in ancient Persia, with a person whose name is not revealed in the game. He is accompanied by a woman named Elika, whom he met after a large sandstorm diverted him from his course and he ended up in a mysterious land. Players traverse many different environments using his acrobatic abilities to scale walls and even crawl on the ceilings. Throughout the journey, players combat various enemies as they attempt to cleanse the land of corruption. The game's storyline and setting borrowed some aspects from Zoroastrianism.

Screenshots :
 

System Requirements
  • OS: Windows XP/Vista
  • Processor: Intel Core 2 DUO @ 2.2 GHz or AMD Athlon 64 X2 4400+
  • Memory: 1 Gb
  • Hard Drive: 8 Gb free
  • Video Memory: 256 Mb
  • Video Card: Shader Model 3.0+
  • Sound Card: DirectX Compatible
  • DirectX: 9.0c
  • Keyboard, Mouse
 Download Link Mediafire
==> Click Download ==► Wait 5s ==► Click Skip AD <==
 
 
Password : catatanmathin
Prince Of Persia 2008 (3,2 GB)

Posted by
- Artikel Aga -

Selengkapnya

Download State Of Emergency [Mediafire] PC Game

Free Download Games State Of Emergency Full Version (ISO) | MF Link | Genre : Action Adventure| Size : 617 MB
Screenshots :

Sumber : Catatanmathin
System Requirement 
  • OS: Windows 98/ME/2000/XP 
  • Processor: 600 MHz 
  • Memory: 128 Mb 
  • Hard Drive: 600 Mb free 
  • Video Memory: 32 Mb 
  • Sound Card: DirectX Compatible DirectX: 8.1 
  • Keyboard Mouse 
  • Other Controllers: Game Pad 
==> Click Download ==► Wait 5s ==► Click Skip AD <==
 
 Password : catatanmathin

Posted by
- Artikel Aga -

Selengkapnya

[AyoDance] N3 Dancer ( Work Sampe Patch 6072 )

Author/Created : L-o-g-i-c @ N3
Thank`s to :
- N3
- GZP UnderGround

Feature :
- Perfect Hack
- No Press Key
- Auto Space
- Remove 2nd PinJust Work in BP Single , Team & Union

Tested On : OS : Win Xp SP3 & AV : Avast 5
Note : Dilarang Mirror tanpa seijin Authors

Cara Pakai :
Tinggal klik 2x aja File N3 Dancer.exe Smpe kebuka jadiAttached Image: Untitled-1.jpg  
(Klau gk Kebuka berarti sudah mati sama antivirus karna false alarm packer nya coba disable dahulu) Lalu Msk AyoDance Lalu Mainkan Battle Party Untuk Cari DEN ( Automatis Tanpa HotKey )

Virus Total : Lihat Disini

Download N3 Dancer Disini

Posted by
- Artikel Aga -

Selengkapnya

Cheat One Hit n WH

Langsung Aja ... !!!

TUTOR'A DH DA DI DLM RAR.......!!!!

Download Cheatnya  Disini


Ada Masalah PM aja Ke FB Qu ...

 
ADD MY FACEBOOK

Posted by
- Artikel Aga -

Selengkapnya

DLL WALLHACK BONUS 1 HIT + CROSSHAIR + NO VOTE

Langsung Aja DOwnload File Nya....

Framework 3.5 (http://www.ziddu.com/download/15622207/d...p.exe.html)

Framework 4 (http://www.filehippo.com/download_dotnet_framework_4)

Microsoft Visual C 2008 (http://www.ziddu.com/download/13901929/v...X.rar.html)

Microsoft Visual C 2010 (http://www.ziddu.com/download/15842908/v...6.exe.html)

D3DX9_41.dll (http://www.ziddu.com/download/15491248/D...1.rar.html)

D3DX9_43.dll (http://www.ziddu.com/download/15491247/D...3.rar.html)

D3DX9_49.dll (http://www.ziddu.com/download/15413526/d...9.rar.html)

MSVCR100 (http://www.ziddu.com/download/15338122/m...0.rar.html)

DirectX End-User Runtime (http://www.ziddu.com/download/15621555/d...p.exe.html)


APLIKASI WAJIB







APLIKASI PENDUKUNG


Folder Lock + Serial (klik gambar utk download)




My Lock Box Pro+ Serial (klik gambar utk download)

Posted by
- Artikel Aga -

Selengkapnya

Cerpen " Aku Ingin Menjadi Istrimu "



“Bang, aku ingin menjadi istrimu,” pintaku pelan.
Tapi lelaki, tempat cintaku berlabuh setahun ini, bagai tak mendengar. Ia terjerat hari-hari yang sibuk. Pergi pagi, dan pulang ketika senja usai. Tak jarang dini hari baru pintu rumahnya terdengar berderit.
Aku tahu, karena hampir tiap malam aku menunggunya. Kesetiaan, yang membuahkan kantung yang menggelap di bawah mataku.
“Kenapa matamu, Nia? Makin hari makin tak bersinar saja. Jangan terlampau sering begadang.”
Mama, seperti juga yang lain, tak pernah mengerti alasanku berjaga tiap malam. Tak ada yang memahami apa yang kutunggu. Kecuali Bandi, tempat cintaku bersandar. Ia tak pernah sekalipun menyinggung soal mataku yang kian cekung. Mungkin karena lelaki seperti dia mengerti
jerih payah orang yang mencintai. Kesetiaan yang mengalahkan penglihatan fisik.
Tidak seperti pasangan-pasangan lain, dalam angan kebanyakan orang, kami memang berbeda. Kesibukan Bandi menafkahi keluarganya, membuat lelaki itu harus bekerja ekstra keras. Meskipun begitu, pertemuan kami rutin. Walaupun hanya sebentar sekali.
Di luar waktu kerjanya sebagai wartawan, lelaki itu menyempatkan diri menulis cerpen, puisi, resensi, opini, apa saja, untuk banyak media. Komputer, ia belum punya. Itulah mengapa Bandi rajin berlama-lama di kantor.
Dan sebagai pasangan yang setia, aku harus mengerti.
Sosoknya yang pekerja keras, itu yang membuatku makin terpikat. Jatuh hati kian dalam. Lainnya?
“Abang bisa mengetik di rumah. Kapan saja Abang mau. Tak usah sungkan.”
Minggu sore itu, dengan baju kurung yang baru selesai dijahitkan Mama semalam, kami berbincang sebentar di teras rumah. Tapi tawaranku yang tak sepenuhnya tulus, hanya karena ingin bersamanya lebih sering, ditolaknya halus.
“Jangan, Nia. Abang pulang dari kantor sudah malam. Tak enak sama orang tuamu.”
Kalimat tegasnya menunjukkan kemandirian, dan mental yang bukan aji mumpung. Bukan tanpa alasan aku menawarinya mengetik, mengingat kami punya lebih dari enam komputer di rumah.
Paviliun rumah memang sejak lama aku jadikan rental komputer dan warnet. Meski awalnya tak setuju karena orangtuaku berpikir kami tak kekurangan uang, toh rental yang kukelola kemudian berjalan semakin baik. Uang mengalir, pelanggan puas.
Di sisi lain, aku tak pernah lelah menanti Bandi pulang. Tidak masalah apakah ia pulang lebih awal, seperti yang sesekali terjadi, atau bahkan menjelang pagi. Sosoknya yang kukuh dengan ransel hitam di punggungnya, tak pernah terlewat dari mataku.
*****
“Aku ingin jadi istrimu, Bang.” bisikku lagi.
Tahun kedua berlalu, dan waktu makin meluruhkan hatiku atas sosok keras bernama Bandi. Lelaki tegap, dengan kulit kecoklatan yang baik hati dan perhatian.
“Pagi-pagi begini sudah buka?”
Aku mengangguk. Menyembunyikan debaran jantung yang gemuruh, dan napas tersengal karena berlari dari kamar, hanya untuk mengejar bayangnya.
“Bang Bandi pun sepagi ini sudah jalan? Biasanya jam tujuh seperempat, kan?”
Lelaki itu tertawa. Giginya yang kecil-kecil berbaris rapi.
Memberikan pemandangan yang membuatku jatuh cinta, lagi dan lagi.
Perasaan yang membuatku seperti tak pernah merasa cukup mengambil kursus. Kemarin belajar masak, lalu bikin kue, kemudian menjahit, ahh apa lagi? Biarlah, yang penting aku bisa membahagiakan Bandi.
Di depanku lelaki pujaan itu masih tersenyum. Baru kemudian kusadari sesuatu yang membuatku tersipu. Apa kataku barusan? Tujuh seperempat? Ah, pengamatan yang sedetil itu, sungguh memalukan! Pikirku terlambat.
Tapi Bandi menutup perasaanku yang tak karuan dengan senyum lebar, dan sebuah buku di tangannya.
“Untukmu, Nia. Belum terlalu lama terbit. Bagus sekali isinya tentang….”
Dan lelaki yang tadi berjalan tergesa-gesa, untuk sesaat seperti lupa bahwa ia sedang memburu waktu. Dengan antusias, kedua tangannya bergerak-gerak, memberiku gambaran sepintas isi buku yang disodorkannya.
Wajahnya yang semangat.
Aku menatapnya, dengan perasaan terjerembab. Kagum dengan sosoknya yang cerdas, sekaligus merasa beruntung karena aku diberi kesempatan mencintainya.
Hari-hari kami sederhana namun indah. Ia membawakanku banyak buku, yang kubalas dengan setoples kue-kue buatanku sendiri. Begitu indahnya hingga tahun ketiga berlalu. Kemudian terlewat tahun keempat. Selama itu, aku tak pernah lelah mengungkapkan dan menyatakan betapa
ingin aku menjadi istrinya.
Bandi tak pernah menjawab keinginanku. Aku menenangkan diri dengan berbagai pikiran positif. Barangkali kesibukan, mungkin ia belum merasa siap, ucapku menghibur hati, setiap kali perasaan ragu timbul.
Tapi kesabaran akan penantian, boleh jadi hanya milikku. Sebab Mama kemudian seperti tak punya kerjaan lain, kecuali memburuku dengan kalimat itu.
“Menikahlah, Nia. Apalagi yang kau tunggu?”
Bandi! Tak ada yang lain. Dan tak bisa yang lain!
Tahun berikutnya, Papa ikut mendesakku.
“Anak Om Hasnan baik, Nia. Kehidupannya pun mapan. Dia direktur termuda, di perusahaan Om Hasnan.”
Aku tidak sedikit pun tertarik. Lelaki yang kaya karena cucuran harta orang tua, mana bisa memenangkan hatiku? pikiranku terbawa pada Bandi. Sosoknya, kerja kerasnya, peluh keringat yang tampak jelas masih menempel di dahinya, setiap melintasi jendela kamarku.
Anak Om Hasnan mungkin baik, tapi dia tidak seperti Bandi. Lalu calon-calon lain disodorkan. Tetapi setiap kali, kepalaku makin terlatih menggeleng dan melahirkan helaan napas putus asa dari
Papa.
Mama mendekatiku dengan cara serupa. Menawarkan calon demi calon yang dirasanya pantas, dan mengangkat martabat orang tua.
Tapi selalu saja kutemukan nilai minus pada mereka. Gilang, tak pernah serius. Herry terlalu adventurir, buat seorang Nia yang pecinta rumah. Sementara Agus terlalu matematis.
Cuma Bandi;, yang cerdas dan memiliki sikap merakyat, yang merebut semua nilai plus, bahkan dalam kesederhanaannya.
Cuma Bandi, yang membuatku tak sungkan merendahkan harga diri dengan berkali-kali mengungkapkan harapanku. Tak pernah bosan membisikkan kalimat itu,
“Aku ingin menjadi istrimu,”
Namun seperti yang sudah-sudah, kalimatku hanya terbawa angin, dan menguap tanpa bekas.
Bandi, seperti tak menyediakan tempat, untuk sebuah pernikahan.
*****
“Cinta,”
Suatu hari kudengar kalimat itu dari bibirnya. Jelas, tanpa keraguan.
“Cinta harusnya saling mengerti, hanya dengan menatap. Bukan begitu Nia? Cinta, harusnya tak perlu membuat dua orang kekasih harus saling mengemis. Cinta….”
Ia mendesah. Pandangannya nanar. Aku bisa merasakan kesedihan hatinya hari itu.
Tapi cintaku tak berkata apa-apa lagi. Ia pergi setelah lebih dulu menyodorkan sebuah buku yang membuatku menangis berhari-hari. Sungguh, belum pernah ada kisah asmara yang kubaca dan menorehkan begitu banyak kesedihan, setelah Romeo dan Juliet.
“Bagus sekali, Bang. Nia sampai menangis dibuatnya.”
Bandi hanya tersenyum tipis. Tangannya yang kokoh menerima buku yang kukembalikan. Tuhan, begitu ingin aku bersandar dalam rengkuhannya.
Tapi tangan itu selalu sopan, tak pernah menjamahku.
“Cinta itu menghormati, Nia. Cinta tak saling memanfaatkan.”
Aku mengangguk. Seperti biasa terbius oleh kata-kata Bandi.
Terpesona oleh akuratnya kata dan laku lelaki itu.
Bandi tak menyentuhku, bukan tak cinta. Justru karena ia cinta.
Bukankah seperti katanya, cinta itu tak kurang ajar? Cinta menghormati?
“Bang, aku ingin menjadi istrimu,” bisikanku mulai bercampur isak. Ahh, betapa inginnya. Kenapa Bandi tak bisa mengerti? Bukankah dua orang yang saling menyinta harusnya saling memahami, hanya dengan memandang?
Lalu bertubi-tubi, kegembiraan yang menyedihkan itu datang.
“Kak Nia, maafkan Ita.”
Aku mengangguk. Meski sesudahnya aku perlu berhari-hari untuk menumpahkan tangis dalam diam di bantalku.
Lalu Riza, Nina, dan terakhir….
“Kak, Linda minta maaf.”
Giliran adik bungsuku meminta. Aku mengangguk. Menahan air mata yang menggayut memberati mataku. Seharusnya aku bahagia, adik-adikku menamatkan kisah cinta mereka lebih dini.
Pernikahan adik bungsuku dirayakan besar-besaran oleh kedua orang tua kami. Seolah Mama dan Papa telah letih, dan memutuskan tak perlu menyimpan sedikit pun tabungan untuk anak mereka yang sulung.
Tapi tahun memang berlalu secepat malam tiba. Aku tak menyadari kapan Mama dan Papa mulai berhenti memintaku menikah. Yang kutahu tak ada lagi nama-nama yang mereka sodorkan padaku. Awalnya hal itu membuatku merasa bebas, ya…bebas menunggu Bandi. Baru kemudian
kusadari hatiku yang hempas, anehnya oleh sesuatu yang tak pernah berubah.
Bandi tak berubah sedikit pun. Masih seperti dulu. Pergi jam tujuh seperempat, dan pulang ketika malam tenggelam. Sosoknya pun masih sama, sabar, kuat dan perhatian.
Aku pun tak pernah berubah. Masih menemaninya dengan setia.
Berdandan rapi di pagi hari untuk melepasnya ke kantor. Malamnya, menanti kepulangan lelaki itu meski hanya lewat gorden jendela kamarku.
Tidak tahukah Bandi bahwa kedua mataku ini hanya bisa terlelap setelah memastikan sosoknya yang gagah memasuki rumah?
Tapi ketiadaan kemajuan dalam hubungan kami tidak membuatku berhenti meminta. Seperti juga malam itu.
“Bang, aku ingin menjadi istrimu,” kataku pelan dengan air mata meleleh.
Tapi Bandi meski tetap ramah dan baik hati, seperti yang sudah-sudah tak juga menanggapi.
Padahal kesabaranku, bakti dan kesetiaanku…. Lalu kue-kue yang selalu berganti resep setiap minggu?
“Bikin kue apalagi sepagi ini, Nia?”
Aku tak menjawab pertanyaan Mama. Sudah pukul tujuh lewat sepuluh. Lima menit lagi Bandi akan lewat, dan aku tak boleh terlambat.
Kakiku bergegas ke pintu depan. Di tanganku, setoples kue coklat bertabur kismis, tampak manis dan menggoda.
Bersyukurlah, dalam kesederhanaan. Dalam ketiadaan. Bersyukur dengan apa yang kita miliki.
Bandi sering mengulang-ulang kalimat itu. Mungkin maksudnya supaya aku tak lagi berulang-ulang mengucapkan kalimat itu, keinginanku untuk menjadi istrinya. Aku mengangguk. Melambaikan tangan pada Bandi yang pagi itu melintas dengan banyak tas di tangan.
Berikutnya adalah hari-hari yang tak kumengerti. Sebab Bandi tak pernah kelihatan lagi. Ia lenyap dan dengan cepat kusadari ketika malam itu hingga azan Subuh bergema, aku tak melihat lelaki tercinta itu memasuki rumahnya.
Perasaan panik serta-merta melanda diriku. Ya Allah, sesuatu mestilah menimpa lelaki terkasih itu.
Tapi, kecuali aku, sepertinya tak ada orang lain yang merasa kehilangan. Bahkan tidak ayah dan ibu, serta adik-adiknya yang enam orang itu.
Aku mulai menangis. Selama beberapa hari bahkan tak ada sesuap nasi pun yang bisa kutelan.
Ketika sepekan lewat dan Bandi tak juga kembali, aku menenggelamkan diri dalam kamar. Menguncinya dan tidak membiarkan siapapun mengusik kesedihanku.
Bandi, sesuatu pasti terjadi pada dia! batinku tak mungkin dibohongi. Keluarga Bandi pastilah hanya menghibur ketika mengatakan lelaki itu mendapatkan pekerjaaan dengan gaji besar di luar negeri.
Tidak mungkin Bandi tak mengabarkan padaku informasi sepenting itu.
Bukankah aku cintanya, seperti dia cintaku?
Setiap hari, kuhabiskan waktu dengan meringkuk di kamar, sementara mataku terus terpaku, mengintip dari balik gorden, mencari-cari bayangan Bandi yang bisa kapan saja datang, mungkin dalam keadaan terluka. Oh Tuhan!
Kedua mataku terasa penat karena terlalu banyak menangis dan berjaga. Aku tak lagi ingat makan, mandi, bahkan tak peduli sama sekali dengan kelangsungan rental yang kurintis. Bandi lebih penting dari itu semua!
Mama dan Papa serta adik-adikku tentu saja terlihat sedih.
Tapi mereka sama sekali tak paham apa yang kurasa. Gelombang kepedihan, perasaan hampa, seolah hampir seluruh nyawaku tercerabut, membuatku tak memiliki keinginan melakukan apapun.
Syukurnya, melewati tiga bulan dalam masa-masa berduka, setitik harapan muncul.
Bandi tak apa-apa. Perasaanku mengatakan dia masih hidup, dan bisa pulang kapan saja. Mungkin sebentar lagi.
Lalu tubuhku dirasuki tenaga baru. Hari itu kuputuskan keluar kamar. Sinar matahari yang selama ini kumusuhi, segera saja menyipitkan mataku. Tapi kegembiraan meledak-ledak, mengalahkan semua keengganan.
Cepat, seperti tak ingin kehilangan waktu, aku mengambil baju yang paling baik yang kupunya, lalu berlari ke kamar mandi. Menyeka tubuhku keras-keras dengan spon sabun, hingga bersih dan dipenuhi aroma harum sabun. Selepas mengenakan baju, kusemprotkan minyak wangi, lalu berhias
secantik mungkin.
Orang-orang yang tak mengerti mengatakan bedakku terlalu tebal.
Aku hanya mencibir. Mereka tak memahami sosok istimewa yang kunanti.
Tapi hari itu Bandi belum pulang. Tak apa. Yang penting adalah aku selalu siap, jika ia sewaktu-waktu datang. Bajuku harus rapi, tubuhku harus wangi, rambutku harus selalu dikeramas tiap hari. Bedak, sedikit lipstik kucoretkan dibibirku yang akhir-akhir ini sering pecah-pecah. Aku tak ingin ada yang terlewat. Semua harus sempurna, ketika Bandi pulang nanti.
Lelaki itu sudah pergi lama, ia pasti kangen padaku. Pada canda tawa kami, pada hubungan sederhana namun indah yang selama ini terjalin.
Ia juga pasti rindu dengan kue-kueku. Ya Tuhan, sudah berapa lama aku tak lagi membuat kue-kue dan menaruhnya di toples, untuk Bandi?
Maka sejak hari itu, telah kutekadkan, supaya tak ada hari berlalu tanpa kue-kue baru yang kubikin. Bukankah sebentar lagi tahun baru tiba, dan Bandi mungkin akan pulang?
Ketika tahun baru lewat, dan aku menunggui Bandi di depan pagar rumah kami hingga kedinginan,
Mama menyelimuti tubuhku yang menggigil dengan selimut. Tapi aku tetap menunggu.
Mungkin Bandi akan pulang ketika musim liburan. Mungkin bulan puasa tahun depan. Hmm, tidak! Aku tersenyum. Bandi akan pulang lebaran tahun depan, pasti!
Pikiran itu membawa langkahku ke ruang dalam. Bukan ke kamar seperti harapan kedua orang tuaku. Pikiranku padat oleh banyaknya pekerjaan yang akan menungguku sampai Bandi pulang nanti. Membuat kue-kue kesukaan lelaki tercinta itu. Juga baju baru. Sambil tanganku
sibuk mengaduk adonan tepung terigu bercampur gula, keju dan entah apa lagi, pikiranku mengembara. Mengenang Bandi. Betapa rindunya.
Besok dan besoknya lagi, kesibukan yang sama menungguku.
Kue-kue dan jahitan baju baru. Setiap hari. Aku ingin siap ketika Bandi pulang. Aku ingin rapi, ingin cantik.
Sedikit pun tak ada kesangsian akan kesetiaan Bandi padaku. Meski terdengar kabar Bandi telah menikah, atau Bandi sudah betah di luar negeri dan tak ingin kembali, aku tak pernah percaya.
Suatu hari Bandi akan pulang dan memenuhi permintaanku untuk menjadi istrinya. Seperti yang selama ini selalu kubisikkan dalam hatiku menjelang tidur.
“Bang, aku ingin menjadi istrimu.”
Dan aku tahu, Bandi mengerti perasaanku sepenuhnya. Permintaanku.
Sebab cinta harusnya saling mengerti, hanya dengan memandang. (Bukan begitu Nia?) Cinta, harusnya tak perlu membuat dua orang kekasih saling mengemis. Cinta….

Posted by
- Artikel Aga -

Selengkapnya

Gerhana Bulan Total, 16 Juni 2011

Gerhana bulan di indonesia 16 juni 2011- cara shalat gerhana
“Apakah kamu tidak memperhatikan penciptaan Tuhanmu bagaimana Dia memanjangkan dan (memendekkan bayang-bayang) dan kalau Dia menghendaki niscaya Dia jadikan tetap bayang-bayang itu. Kemudian Kami jadikan matahari sebagai penunjuk atas bayang-bayang itu. Kemudian Kami menarik bayang-bayang itu kepada Kami dengan tarikan yang perlahan-lahan.” (QS. Al-Furqaan : 45-46)

Pada tanggal 16 Juni 2011 dinihari waktu Indonesia barat, saat bulan purnama, akan terjadi gerhana bulan total. Gerhana ini akan dapat dilihat secara penuh di Sumatera dan sebagian Jawa. Sisanya di Jawa bagian timur, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua dan Nusa Tenggara, tidak mengalami seluruh fase gerhana. Walau demikian, tetap fase total gerhananya dapat diamati.

Gerhana akan dimulai pada pukul 00:23:05 WIB (17:23:05 UT), ditandai dengan mulai masuknya bulan ke penumbra (P1). Saat bulan berada di penumbra ini, tingkat kecerlangan bulan sudah berkurang sedikit. Biasanya perubahan kecerlangan seperti ini kurang terpantau oleh manusia, jadi bulan masih terlihat biasa-biasa saja. Sampai sejauh ini tak akan terlihat sesuatu yang istimewa.

Situasi tentunya akan berubah ketika puncak gerhana dimulai, yakni ketika bulan mulai masuk ke dalam umbra (U1), pada pukul 01:22:37 WIB. Perlahan, bulan yang tadinya bulat penuh mulai menggelap dari pinggirannya. Mirip seperti roti bundar yang sudah digigit. Jika saat gerhana anda berada di sekitar khatulistiwa dan menghadap ke barat, penggelapan bulan akan terlihat dimulai dari sebelah kiri atas.

Dan ketika seluruh piringan bulan sudah berada di dalam umbra (U2), sang bulan akan terlihat gelap kemerahan. Puncak gerhana akan berakhir begitu bulan mulai keluar dari umbra (U3). Seluruh bulan berada di dalam umbra mulai jam 02:22:11 WIB dan berakhir pada 04:03:02 WIB.

Gerhana sepenuhnya berakhir ketika bulan sudah keluar dari penumbra pukul 06:02:15 WIB. Bisa dilihat bahwa ini adalah gerhana bulan yang berlangsung dengan durasi yang panjang. Kita bisa mengamatinya sampai puas.

Ringkasnya untuk wilayah seluruh Indonesia:

Waktu Indonesia bagian Barat
  • Gerhana Penumbral dimulai : 00:24:34 wib
  • Gerhana Sebagian dimulai : 01:22:56 wib
  • Gerhana Total dimulai : 02:22:30 wib
  • Puncak Gerhana : 03:12:37 wib
  • Gerhana Total berakhir : 04:02:42 wib
  • Gerhana Sebagian berakhir : 05:02:15 wib
  • Gerhana Penumbral berakhir: 06:00:45 wib
Waktu Indonesia bagian tengah
  • Gerhana Penumbral dimulai : 01:24:34 wita
  • Gerhana Sebagian dimulai : 02:22:56 wita
  • Gerhana Total dimulai : 03:22:30 wita
  • Puncak Gerhana : 04:12:37 wita
  • Gerhana Total berakhir : 05:02:42 wita
  • Gerhana Sebagian berakhir : 06:02:15 wita
  • Gerhana Penumbral berakhir: 07:00:45 wita
Waktu Indonesia bagian timur
  • Gerhana Penumbral dimulai : 02:24:34 wit
  • Gerhana Sebagian dimulai : 03:22:56 wit
  • Gerhana Total dimulai : 04:22:30 wit
  • Puncak Gerhana : 05:12:37 wit
  • Gerhana Total berakhir : 06:02:42 wit
  • Gerhana Sebagian berakhir : 07:02:15 wit
  • Gerhana Penumbral berakhir: 08:00:45 wit
Kejadian gerhana matahari maupun bulan telah sering dialami oleh manusia sejak jaman dahulu kala. Tentu saja, sejalan dengan perkembangan intelektual dan ilmu pengetahuan yng dimiliki manusia, menyikapi terjadinya gerhana pun beragam.

Posted by
- Artikel Aga -

Selengkapnya

Ciri ciri Orang yang Ikhlas


kamu sudah ikhlas atau ingin ikhlas
“Amal perbuatan itu sebagai kerangka yang tegak, sedang ruh (jiwa) nya adalah tempat terdapatnya rahasia ikhlas (ketulusan) dalam amal perbuatan”

Bab tentang ikhlas adalah bab yang mutlak dan paling penting untuk dipahami dan diamalkan, karena amal yang akan diterima Allah SWT hanyalah amal yang disertai dengan niat ikhlas.

“Tidaklah mereka diperintah kecuali agar berbuat ikhlas kepada Allah dalam menjalankan agama”.

Oleh karenanya, sehebat apapun suatu amal bila tidak ikhlas, tidak ada apa-apanya dihadapan Allah SWT, sedang amal yang sederhana saja akan menjadi luar biasa dihadapan Allah SWT bila disertai dengan ikhlas.

Tidaklah heran seandainya shalat yang kita kerjakan belum terasa khusyu, atau hati selalu resah dan gelisah dan hidup tidak merasa nyaman dan bahagia, karena kunci dari itu semua belum kita dapatkan, yaitu sebuah keikhlasan.

Ciri-ciri dari orang yang memiliki keikhlasan diantaranya :
  1. Hidupnya jarang sekali merasa kecewa,
    Orang yang ikhlas dia tidak akan pernah berubah sikapnya seandainya disaat dia berbuat sesuatu kebaikan ada yang memujinya, atau tidak ada yang memuji/menilainya bahkan dicacipun hatinya tetap tenang, karena ia yakin bahwa amalnya bukanlah untuk mendapatkan penilaian sesama yang selalu berubah tetapi dia bulatkan seutuhnya hanya ingin mendapatkan penilaian yang sempurna dari Allah SWT.
  2. Tidak tergantung / berharap pada makhluk 
    Sayyidina ‘Ali pun pernah berkata, orang yang ikhlas itu jangankan untuk mendapatkan pujian, diberikan ucapan terima kasih pun dia sama sekali tidak akan pernah mengharapkannya, karena setiap kita beramal hakikatnya kita itu sedang berinteraksi dengan Allah, oleh karenanya harapan yang ada akan senantiasa tertuju kepada keridhaan Allah semata.
  3. Tidak pernah membedakan antara amal besar dan amal kecil
    Diriwayatkan bahwa Imam Ghazali pernah bermimpi, dan dalam mimpinya beliau mendapatkan kabar bahwa amalan yang besar yang pernah beliau lakukan diantaranya adalah disaat beliau melihat ada seekor lalat yang masuk kedalam tempat tintanya, lalu beliau angkat lalat tersebut dengan hati-hati lalu dibersihkannya dan sampai akhirnya lalat itupun bisa kembali terbang dengan sehat. Maka sekecil apapun sebuah amal apabila kita kerjakan dengan sempurna dan benar-benar tiada harapan yang muncul pada selain Allah, maka akan menjadi amal yang sangat besar dihadapan Allah SWT.
  4. Banyak Amal Kebaikan Yang Rahasia
    Mungkin ketika kita mengaji dilingkungan orang banyak maka kita akan mengaji dengan enaknya, lama dan penuh khidmat, ketika kita shalat berjamaah apalagi sebagai imam kita akan berusaha khusyu dan lama, tapi apakah hal tersebut akan kita lakukan dengan kadar yang sama disaat kita beramal sendirian ? apabila amal kita tetap sama bahkan cenderung lebih baik, lebih lama, lebih enak dan lebih khusyuk maka itu bisa diharapkan sebagai amalan yang ikhlas. Namun bila yang terjadi sebaliknya, ada kemungkinan amal kita belumlah ikhlas.
  5. Tidak membedakan antara bendera, golongan, ras, atau organisasi
    Fitrah manusia adalah ingin mendapatkan pengakuan dan penilaian dari keberadaannya dan segala aktivitasnya, namun pengakuan dan penilaian makhluk, baik perorangan, organisasi atau instansi tempat kerja itu relatif dan akan senantiasa berubah, banyak orang yang pernah dianggap sebagai pahlawan namun seiring waktu berjalan adakalanya berubah menjadi sosok penjahat yang patut diwaspadai. Maka tiada penilaian dan pengakuan yang paling baik dan yang harus senantiasa kita usahakan adalah penilaian dan pengakuan dari Allah SWT.

Begitu besar pengaruh orang yang ikhlas itu, sehingga dengan kekuatan niat ikhlasnya mampu menembus ruang dan waktu. Seperti halnya apapun yang dilakukan, diucapkan, dan diisyaratkan Rasulullah, mampu mempengaruhi kita semua walau beliau telah wafat ribuan tahun yang lalu namun kita senantiasa patuh dan taat terhadap apa yang beliau sampaikan.

Bahkan orang yang ikhlas bisa membuat iblis (syaitan) tidak bisa banyak berbuat dalam usahanya untuk menggoda orang ikhlas tersebut. Ingatlah, apapun masalah kita kita janganlah hati kita sampai pada masalah itu, cukuplah hanya ikhtiar dan pikiran saja yang sampai pada masalah tersebut, tapi hati hanya tertambat pada Allah SWT yang Maha Mengetahui akan masalah yang kita hadapi tersebut.

Semoga Allah SWT membimbing kita pada jalan-Nya sehingga kita bisa menjadi hamba-Nya yang ikhlas. Aamiin.

Posted by
- Artikel Aga -

Selengkapnya

10 cara agar dicintai Allah


cara sederhana agar Allah cinta pada insannya
Loading...
Sesungguhnya sebab-sebab yang dapat mendatangkan kecintaan (dari Allah subhanahu wa ta'ala) ada sepuluh sebab:

  1. Membaca dan mentadaburi Al-Qur'an, serta memahami makna-maknanya dan maksud yang terkandung di dalamnya
  2. Mendekatkan diri kepada Allah subhanahu wa ta'ala dengan menjalankan amalan-amalan yang sunnah sesudah yang wajib
  3. Terus menerus berdzikir kepada Allah dalam setiap keadaan, baik dengan lisan, hati, perbuatan maupun keadaan, karena kadar kecintaan tergantung pada dzikirnya
  4. Mengutamakan apa-apa yang Allah cintai daripada apa yang engkau cintai ketika hawa nafsu sedang menguasai
  5. Hati senantiasa menelaah dan memperhatikan nama-nama Allah dan sifat-sifatnya, dan mendalaminya di taman dan medan ilmu pengetahuan ini
  6. Menyaksikan berbagai kebaikan dan nikmat Allah yang lahir dan batin
  7. Merasa rendah dan tunduk hatinya di hadapan Allah, dan ini merupakan sebab yang sangat menakjubkan
  8. Menyendiri (untuk beribadah) pada waktu turunnya Allah (ke langit dunia pada sepertiga terakhir dari waktu malam) dan membaca kitab-Nya, lalu menutupnya dengan istighfar dan taubat
  9. Bermajelis dengan orang-orang yang mencintai Allah dengan jujur, mengambil buah yang baik dari perkataan mereka, dan engkau tidak berbicara kecuali jika nampak kuat adanya maslahat dalam berbicara dan engkau tau akan menambah manfaat bagi dirimu dan orang lain
  10. Menjauhi setiap sebab yang akan menjadi penghalang antara hati dengan Allah

Posted by
- Artikel Aga -

Selengkapnya

Kriteria Ikhwan Sejati sebagai Idola Sejati Akhwat


Ikhwan sejati idola akhwat sejatiKalau ada Akhwat(Wanita) Sejati Impian Sejati Ikhwan(Laki-laki), tentu juga ada Ikhwan Sejati impian sejati seorang Akhwat.

Paling tidak ada 60 Kriteria Ikhwan(Laki-laki) Idaman (Ideal) menurut Islam yakni Ikhwan mukmin (beriman) yang :

  1. Islam menjadi pedoman hidupnya yang utama (QS.6:153);
  2. Ikhlas menjadi dasar hidupnya (QS.2:207);
  3. Taqwa menjadi bekal hidupnya (QS.2:197);
  4. Taat menjadi karakteristik khasnya (QS.3.132);
  5. Shalat dan sabar merupakan kekuatannya (QS.8:56;32:24);
  6. Tsabat (teguh) merupakan sikap hidupnya (QS.8:45);
  7. Ukhuwah Islamiyah menjadi pengikat hatinya (QS.49:10;43:67);
  8. Tidak mengenal sikap palsu, kamuflase, banyak tingkah dan takabur (QS.25:63);
  9. Ruang jiwanya dipenuhi oleh perhatian dan kepedulian yang besar dan penuh kesungguhan dalam mencapai hadaf (tujuan baik) mereka (QS.28:55);
  10. Detik-detik malamnya amat berharga, diisi dengan ibadah Qiyamul Lail/Muraaqabatullah (QS.25:64 : 17:79. 76:26);
  11. Senantiasa risau dan amat takut akan azab Neraka Jahanam (QS.25:65-66);
  12. Punya ukuran-ukuran yang jelas atas kebenaran dalam kehidupannya (QS.25:67.17:29);
  13. Tidak menyekutukan Allah, dan tidak menantang (menyalahi) perintah Allah (QS.25:68-71);
  14. Tidak menyia-nyiakan hak orang lain dan tidak menzalimi seorangpun (QS.25:72);
  15. Hatinya lurus dan hidup subur, dengan iman yang benar (QS.25:73);
  16. Senantiasa menginginkan kebaikan yang dilakukan menjamah dan berlanjut untuk setiap generasi (QS.25:74-76);
  17. Senantiasa Jujur dalam perkataan dan perbuatan;
  18. Senantiasa menjaga tali silaturrahmi;
  19. Senantiasa menjaga amanah yang diberikan;
  20. Senantiasa menjaga hak tetangga;
  21. Senantiasa memberi kepada yang membutuhkan;
  22. Senantiasa membalas kebaikan orang lain;
  23. Senantiasa memuliakan tamu;
  24. Memiliki sifat malu;
  25. Senantiasa menepati janji;
  26. Tubuhnya sehat dan kuat (Qowiyyul jismi);
  27. Berakhlak baik/mulia kepada sesama makhluk Allah; (Matiinul khuluqi);
  28. Senantiasa Shalat tepat pada waktunya;
  29. Senantiasa memautkan hatinya ke masjid /Cinta Shalat berjamaah di Masjid;
  30. Senantiasa membaca dan mempelajari Al Qur’an dan mengamalkannya;
  31. Sederhana dalam urusan dunia dan paling cinta pada urusan akhirat;
  32. Paling suka melakukan amar ma’ruf nahi munkar;
  33. Paling berhati-hati dengan lidahnya (menjaga lidah);
  34. Senantiasa cinta pada keluarganya;
  35. Paling lambat marahnya;
  36. Senantiasa memperbanyak istighfar, berdzikir dan mengingat Allah swt dan memperbanyak Shalawat Nabi;
  37. Senantiasa suka dan ringan berzakat, infaq dan bersedekah;
  38. Senantiasa menjaga wudhu;
  39. Senantiasa menjaga Shalatnya terutama Shalat wajib;
  40. Senantiasa menjaga Shalat sunnat Tahajjud dan Shalat Dhuha;
  41. Paling cinta dan hormat pada kedua orang tuanya, terutama ibunya;
  42. Cerdas / Pikirannya intelek (Mutsaqoful fikri);
  43. Aqidahnya bersih/lurus (Saliimul ‘aqiidah);
  44. Ibadahnya benar (Shohiihul ‘ibaadah);
  45. Rendah hati (Tawadhu’);
  46. Jiwanya bersungguh-sungguh (Mujaahadatun nafsi);
  47. Mampu mencari nafkah (Qaadirun’alal kasbi);
  48. Senantiasa menjaga dan memelihara lidah/lisan (Hifdzul lisaan);
  49. Senantiasa istiqomah dalam kebenaran (Istiqoomatun filhaqqi);
  50. Senantiasa menundukkan pandangan terhadap lawan jenis dan memelihara kehormatan (Goddhul bashor wahifdzul hurumat);
  51. Senantiasa lemah lembut dan suka memaafkan kesalahan orang lain (Latiifun wahubbul’afwi);
  52. Benar, jujur, berani dan tegas (Al-haq, Al-amanah-wasyaja’ah);
  53. Selalu yakin dalam tindakan yang sesuai ajaran Islam (Mutayaqqinun fil’amal);
  54. Senantiasa pandai memanfaatkan waktu (untuk dunia dan akhirat) (Hariisun’alal waqti);
  55. Sebanyak-banyaknya bermanfaat bagi orang lain (Naafi’un lighoirihi);
  56. Senantiasa menghindari perkara yang samar-samar (Ba’iidun’anisy syubuhat);
  57. Senantiasa berpikir positif dan membangun (Al-fikru wal-bina’);
  58. Senantiasa siap menolong orang yang lemah (Mutanaashirun lighoirihi);
  59. Senantiasa berani bersikap keras terhadap orang-orang kafir yang memusuhi kita (Asysyidda’u’alal kuffar);
  60. Senantiasa mengingat akan datangnya kematian;
Apabila sudah sebagian maka sempurnakanlah dan pertahankanlah, namun apabila belum senantiasa berusahalah untuk menyempurnakannya, karena memang Tidak ada insan yang sempurna, kecuali Rasulullah

Posted by
- Artikel Aga -

Selengkapnya

Copyright © / ARTIKEL AGA

Template by : Urangkurai / powered by :blogger